Joe Hart Tertawakan Kiprah Manchester City Musim 2016-17

Salah seorang legenda sepakbola Inggris, David Seaman, mengklaim bahwa Kiper Timnas Inggris, Joe Hart yang diperlakukan semena-mena oleh Manchester City pada musim panas lalu sejatinya punya hak untuk menertawakan fakta bahwa eks klubnya tersebut mengakhiri musim tanpa satupun trofi diraih.

Seperti diketahui, Joe Hart yang sudah sejak lama mejnadi kiper andalan Manchester City dengan total 384 caps yang dia catatkan bersama dengan Citizen justru harus rela terpinggirkan dari skuat utama, sebagaimana Pelatih Anyar Pep Guardiola lebih memilih kiper anyar Claudio Bravo dan menempatkan Willy Caballero sebagai pelapisnya.

Praktis, Joe Hart yang tak ingin hanya menjadi kiper ketiga pun akhirya memutuskan pergi, pihak Manchester city sepakat untuk peminjaman ke Klub Serie A Italia , Torino untuk durasi satu musim. Keputusan Pep ini sempat memunculkan banyak kecaman dari sejumlah pihak, dan benar saja, kecaman itu berujung kegembiraan karena suksesor Joe Hart, Cladio Bravo tampil buruk di musim debutnya di Premier League.

Bahkan, kiper Internasional Chile beberapa kali melakukan blunder fatal yang menyebabkan timnya harus jatuh bangun mengamankan tempat di posisi ketiga klasemen akhir Premier League. Nah, fakta inilah yang membuat Eks Arsenal, David Seaman, mengklaim bahwa hart punya hak untuk tertawa terkait dengan kegagalan klub arahan Guardiola tersebut tanpa kehadiran dirinya.

“Joe akan memiliki hak untuk sedikit tertawa melihat ke belakang dan menyaksikan Manchester City, Seberapa besar dia mencintai City, ketika seseorang mengatakan bahwa Anda tidak lagi dibutuhkan oleh klub, itu pukulan yang sangat telak.”

“Ini seperti ketika saya ditolak oleh Leeds saat masih muda. Saya diberitahu, saya tidak cukup bagus. Itu sudah lama sekali tetapi ini hal yang sama. Seseorang mengatakan tentang talenta dan kemampuan Anda, ‘Tidak, saya tidak menginginkannya’.” ujar Seaman kepada the Express.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *